
Setelah beberapa waktu terakhir ini "berdiskusi" dengan diri sendiri, pagi ini kucoba untuk merekonstruksi kembali frame-frame yang ada di kepalaku. Entah, beberapa hari ini di kepalaku ini, di dalam pikiranku masih saja penuh dengan frame-frame yang tidak jelas. Ingin bercerita kepada orang, takut menggangu kesibukan mereka. Jadi kuputuskan untuk mengatur alur di dalam kepalaku saja, berdiskusi dengan diriku sendiri. Saya mencoba mengerti dengan melihat kebelakang, beberapa tahun kebelakang mengenai pencapaian diriku. Terus terang, tidak banyak pencapaian yang bisa saya raih setelah lulus kuliah kemarin.Apakah targetku yang terlalu muluk-muluk?? Apakah usaha yang kulakukan kurang?? Apakah saya konsisten?? Apakah saya kurang mendekatkan diri kepadaNYA??. Kurang lebih begitulah pertanyaaan-pertanyaan dikepalaku beberapa hari ini. Namun terlepas dari semua pertanyaan-pertanyaan aneh dikepalaku, semua yang telah kulalui dan kedapatkan beberapa tahun ini tidak lepas dari kemurahanNYA kepada ku, Alhamdulillah.
Tadi malam saya mencoba menggunakan lagi ilmu yang sudah lama *sepertinya* tidak saya gunakan. Kekuatan visual namanya, ketika sesorang sangat menginginkan sesuatu, maka dia bisa menggambarkan keinginannya itu dikepalanya agar dia bisa selalu mengingatnya dan berusaha mencapainya. Berhubung pikiran saya terlalu visual dan takutnya tidak fokus, maka lebih baik membuatnya dalam bentuk "hard copy" saja, agar gampang dilihat kapanpun tanpa terkontaminasi gambar-gambar lain yang tidak perlu. Maka jadilah "Book Of Hope", yah sebagian dari isi "kotakku" ku tumpahkan didalam buku itu dalam bentuk gambar, agar saya bisa melihatnya, membayangkannya, dan memotivasi diri sendiri untuk mencapainya.
Pagi ini begitu indah, setelah sebelumnya, hujan mengguyur kota saat mendekati tengah malam. Saya berharap pagi ini bisa memacu diri saya untuk mengejar halaman-halaman dalam "Book Of Hope" tersebut. Intinya ada pada saya, tinggal bagaimana saya merealisasikannya.
Insya Allah