Minggu, 13 Maret 2011

Box #1



Setelah beberapa waktu terakhir ini "berdiskusi" dengan diri sendiri, pagi ini kucoba untuk merekonstruksi kembali frame-frame yang ada di kepalaku. Entah, beberapa hari ini di kepalaku ini, di dalam pikiranku masih saja penuh dengan frame-frame yang tidak jelas. Ingin bercerita kepada orang, takut menggangu kesibukan mereka. Jadi kuputuskan untuk mengatur alur di dalam kepalaku saja, berdiskusi dengan diriku sendiri. Saya mencoba mengerti dengan melihat kebelakang, beberapa tahun kebelakang mengenai pencapaian diriku. Terus terang, tidak banyak pencapaian yang bisa saya raih setelah lulus kuliah kemarin.Apakah targetku yang terlalu muluk-muluk?? Apakah usaha yang kulakukan kurang?? Apakah saya konsisten?? Apakah saya kurang mendekatkan diri kepadaNYA??. Kurang lebih begitulah pertanyaaan-pertanyaan dikepalaku beberapa hari ini. Namun terlepas dari semua pertanyaan-pertanyaan aneh dikepalaku, semua yang telah kulalui dan kedapatkan beberapa tahun ini tidak lepas dari kemurahanNYA kepada ku, Alhamdulillah.

Tadi malam saya mencoba menggunakan lagi ilmu yang sudah lama *sepertinya* tidak saya gunakan. Kekuatan visual namanya, ketika sesorang sangat menginginkan sesuatu, maka dia bisa menggambarkan keinginannya itu dikepalanya agar dia bisa selalu mengingatnya dan berusaha mencapainya. Berhubung pikiran saya terlalu visual dan takutnya tidak fokus, maka lebih baik membuatnya dalam bentuk "hard copy" saja, agar gampang dilihat kapanpun tanpa terkontaminasi gambar-gambar lain yang tidak perlu. Maka jadilah "Book Of Hope", yah sebagian dari isi "kotakku" ku tumpahkan didalam buku itu dalam bentuk gambar, agar saya bisa melihatnya, membayangkannya, dan memotivasi diri sendiri untuk mencapainya. 

Pagi ini begitu indah, setelah sebelumnya, hujan mengguyur kota saat mendekati tengah malam. Saya berharap pagi ini bisa memacu diri saya untuk mengejar halaman-halaman dalam "Book Of Hope" tersebut. Intinya ada pada saya, tinggal bagaimana saya merealisasikannya.

Insya Allah

Sabtu, 05 Maret 2011

Preface

Artian sebenarnya dari definisi kotak adalah sebuah wadah/tempat yang dibangun oleh empat sisi tegak lurus terhadap alas dan memiliki penutup.Namun definisi tersebut merupakan tampak fisik dari kotak, sedangkan "kotak" yang saya maksud bisa saja tidak berbentuk "kotak", bisa saja bermetamorfosa ke bentuk lain seperti silinder,prisma,kerucut atau bahkan bola. Karena dia akan selalu mengikuti bentuk "isi"nya. Tetapi, saya sepakat kotak itu harus tertutup atau memiliki penutup, jelas untuk tetap menjaga "isi"nya untuk tetap didalam dan tidak keluar jika tidak dibutuhkan.


Segala sesuatu yang kita lakukan berawal dari pikiran.Pikiran yang memberi alasan untuk kita bertindak, memberi penilaian untuk setiap tindakan yang baik atau yang buruk, yang benar atau yang salah, atau bahkan tidak memberi penilaian sama sekali karena dia tidak beri kesempatan oleh ego pemilik pikiran itu. Namun sebenarnya pikiranlah yang membedakan kita dengan makhluk Tuhan yang lain, suatu bentuk karunia yang harus disyukuri oleh setiap manusia, dan sudah seharunyalah pikiran itu digunakan untuk membedakan yang mana baik dan benar dalam setiap tindakan kita.


Kotak ini saya harap bisa menjadi kumpulan pemikiran-pemikiran (yang bukan hanya dari saya mungkin) yang bisa memberi banyak manfaat untuk saya sendiri.